Kesatria Hutan Larangan

SERI KESATRIA HUTAN LARANGAN

Darah dan Cinta di Kota Medang -Pangeran Anggadipati

Jante terlempar oleh serangannya sendiri. Tubuhnya melayang sembari mengeluarkan pekikan dahsyat. Kemudian terdengar bunyi tubuh yang menghantam dasar jurang bercadas-cadas. Pangeran Anggadipati tertegun melihat tubuh remuk sahabat sekaligus calon iparnya. Siluman benar-benar sudah menguasai Jante hingga tak ada pilihan bagi Anggadipati selain membunuh atau dibunuh.
Akan tetapi, bagaimanakah perasaan Yuta Inten, kekasih Anggadipati, ketika mengetahui kakak kandungnya dibunuh oleh calon adik iparnya sendiri? Apakah Yuta Inten akan turut serta membalaskan dendam keluarganya? Bagaimanapun kehormatan keluarga mereka harus dibela meski harus bertaruh nyawa Melalui roman sejarah yang pernah diterbitkan dalam serial Puragabaya ini, kita tidak hanya akan disuguhi kisah para pendekar Pajajaran, melainkan juga kearifan hidup para tokohnya. Petualangan, adu kesaktian, intrik politik dan keluarga, serta drama cinta yang romantis menjadi suguhan menariksepanjang cerita

Lahirnya Sang Kesatria – Pertarungan terakhir

Menggabungkan diri pada gerombolan penjahat si Colat merupakan pilihan yang masuk akal bagi Banyak Sumba. Sebagai musuh kerajaan, gerombolan si Colat diburu oleh pasukan puragabaya. Dengan begitu, Banyak Sumba berharap bisa bertemu Pangeran Anggadipati dan membalaskan kematian kakaknya. Selain itu,dia juga bisa belajar kesaktian si Colat yang konon setara dengan para puragabaya itu.
Akhirnya, Banyak Sumba memang berhasil bertemu kembali dengan Pangeran Anggadipati. Sudah lama Banyak Sumba menantikannya. Dendam kesumat yang berlipat-lipat sudah demikian memuncaknya hingga tak sanggup lagi ditahankan. Darah yang tertumpah harus dibayar dengan darah. Nyawa harus dibayar dengan nyawa. Akankah dendam Banyak Sumba terlunaskan dalam pertarungan terakhirnya?
Bagaimana pula kisah cintanya dengan Emas Purbamanik yang  tertahan oleh dendam yang belum terlunaskan?

Bara Dendam Menuntut Balas – Raden Banyak Sumba

Banyak Sumba mendidih darahnya setiap kali mengingat orang yang telah membunuh kakaknya, Jante Jaluwuyung.
Kematian tragis kakaknya itu telah menanamkan kesumat di dadanya untuk membalaskan dendam. Bahkan dia rela meninggalkan Emas Purbamanik, kekasih yang ditemuinya di atas benteng puri Purbawasesa.
Akan tetapi, jalan yang akan dilaluinya tidaklah mudah.
Untuk menandingi kesaktian Pangeran Anggadipati, Banyak Sumba harus bekerja keras meningkatkan kemampuannya.Guru demi guru dia timba ilmunya. Belantara demi belantara dia jelajah untuk mengasah keuletan tubuhnya.
Ketika kesempatan untuk menuntaskan dendamnya tiba, mendadak Banyak Sumba diserang keraguan. Benarkah puragabaya santun di hadapannya itu seorang pembunuh keji? Haruskah dia membalas kejahatan Pangeran Anggadipati dengan tindakan yang sama kejinya?

selanjutnya baca Saini KM === Kesatria Hutan Larangan

This entry was posted in Cerita Silat, Saini KM, Silat Indonesia and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s