Pedang Tetesan Air Mata

Pedang Tetesan Air Mata

Ying Xiong Wu Lei / A Hero Without Tears
Karya: Khu Lung – Diceritakan oleh: Siau-Siau

Sebuah bukit. Sebuah karang. Sebuah sumber mata air. Sebatang pohon cemara. Seonggokan api. Sepoci teh. Seorang kakek dan seorang anak muda.

Sewaktu pedang ini keluar dari tempaan, sudah terlihat cahaya keganasan dari ujungnya. Semacam cahaya buas berfirasat buruk.Tanpa terasa meleleh air matanya membasahi pedang, membentuk sebuah bekas tetesan air mata pada tubuh pedang itu. Pedang terkutuk yang akan merenggut anak lelaki keturunannya. Itulah sebab ia menetes air matanya. Mampukah Siau-ko mematahkan kutukan yang melekat pada senjatanya itu? Siapakah si misterius yang selalu mengincar pedangnya itu?

Sejak kemunculan pedang tersebut, dunia persilatan menjadi ikut bergolak. Dua kutub kekuatan saling menyerang dan menghancurkan. Siu-ko harus bertahan. Dunia persilatan harus kembali tenang.Mampukah Siau-ko lolos dari ujian berat jebakan yang ditebar oleh para pesohor dunia persilatan? Apakah Siau-ko akan tercatat sebagai pahlawan ? atau pecundang ?
Pedang Tetesan Air MataRoman silat tentang arti cinta dan makna kesetiaan akan persahabatan. Tentang air mata dan darah pahlawan. Ternyata Siau Ko bukanlah anak keturunan Sang EMpu Pedang, lalu darah siapakah yang mampu menghapus tetesan air mata di pedang …. berikut cuplikannya

“Senjata apa yang paling menakutkan di dunia ini?”, tanya sang pemuda kepada si kakek, “apakah pisau terbangnya Siau-li?”

Dulu mungkin, tapi sekarang tidak.” “Mengapa? “Sebab, sejak wafatnya Siau-li Tham-hoa, senjata macam itu telah punah,” si kakek menghela napas sedih, “mulai sekarang tiada manusia seperti Siau-li Tham-hoa lagi di dunia ini dan mustahil akan muncul senjata macam pisau terbangnya.”

Pemuda itu mengangkat kepalanya, memandang bukit di kejauhan sana, awan putih menyelimuti sekitar puncaknya dengan tebal.

“Lantas senjata apa yang paling menakutkan di dunia ini sekarang?”, kembali pemuda itu bertanya, “apakah pedang antik Lan-san-ku-kiam milik Lan-toa-sianseng?”

“Bukan!” “Apakah gurdi raksasa milik Sin-lok-ong dari laut selatan?” “Bukan!” “Gada Lok-jit di Kwan Tong?” “Juga bukan!”

“Apakah golok pengiring rembulan yang pernah dipakai untuk membasmi delapan penyamun ulung di jalan raya Han-ciam tiga tahun berselang?”

Bukan!” “Aaaahhh……, teringat sekarang,” pemuda itu berseru girang, “pasti senjata kaitan milik Nyo “Juga bukan,” si kakek menggeleng, “walaupun senjata-senjata yang kau sebutkan tadi menakutkan semua, namun bukan termasuk senjata yang paling menakutkan.” “Lantas senjata apa yang paling menakutkan?” “Sebuah kotak” “Sebuah kotak?” pemuda itu berseru kaget, “jadi senjata yang paling menakutkan di dunia……………..

Khulung Disadur Oleh Gan KL NON Serial ==>>Pedang Tetesan Air Mata

This entry was posted in Cerita Silat, Gan KL, Khu lung, Silat Mandarin and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s