Tongkat Rantai Kumala (Kim Lan Phay)

Tongkat Rantai Kumala (Kim Lan Phay) / Seruling Kumala

Mukanya dari pucat pasi telah berobah menjadi biru, sambil mengangkat tinggi Tongkat Rantai Kumalanya, ia membentak.
“Biarpun kalian tidak mengakui aku sebagai ketua partai lagi, tapi terhadap Tongkat Rantai Kumala yang menjadi pusaka partai kita ini apa kalian masih tidak menaruh hormat juga?” Baru saja ia selesai mengucapkan kata-katanya atau suatu gelombang angin pukulan telah mendaparnya, tangan kanannya telah tergetar dan tongkat Rantai Kumalanya terlepas dari cekalannya.
Enam orang yang mengurungnya itu tiba-tiba menjadi kaget dan tidak meneruskan serangannya karena dari atas batu aneh berkepala manusia tadi telah lompat turun seorang tinggi besar yang telah menutup seluruh mukanya dengan kerudung kain hitam dan sudah mendahului mereka merampas Tongkat Rantai Kumalanya yang mengandung
rahasia.
Tongkat Rantai Kumala yang terdiri dari tujuh untai kumala hitam yang disambung-sambung menjadi satu itu adalah tongkat pusakanya Hoa-san-pay yang telah menyimpan semua kepandaian ilmu silat partainya.
Tongkat ini turun temurun terjatuh ke dalam tangannya ketua partai mereka dan akhirnya sampailah ke dalam tangannya Cie-Gak sebagai ketuanya yang baru.
Tapi baru saja ia menjabat ketua partainya, karena kepandaiannya yang kurang sempurna, sehingga terjadi perpecahan dalam partai, dan menyebabkan ia dikejar-kejar
oleh enam orang sutenya hingga akhirnya ia lari ke atas gunung Kie-ling yang menyeramkan ini.

Saduran Lepas pengarang tidak jelas : Disadur Oh Chung Sin  ==> -Tongkat Rantai Kumala

This entry was posted in Cerita Silat, Oh Chung Sin, Silat Mandarin and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s