Panji Tengkorak Darah

Panji Tengkorak Darah (Ko Lo Hiat Ki)
Di Sadur :SD Liong
Pemuda tadi terkejut. Benarkah di dalam rombongan paderi itu terdapat ketua Siau-lim-si? Kalau benar, iblis pemilik panji tengkorak darah yang tersohor dengan julukan Hun-tiong-sin-mo ( Iblis sakti dari Hun-tiong-san) itu pasti hancur lebur! Tak ragu lagi, iapun segera mengikuti rombongan paderi itu melangkah masuk. Kira-kira  sepuluhan tombak jauhnya, mereka tiba di sebuah lapangan kosong yang luas. Lapangan ini tertutup oleh rumput halus dan diterangi oleh lampu yang terang-benderang. Jauh sekali bedanya dengan suasana makam di hutan tadi, apa yang merka hadapi ialah sebuah lapangan perayaan pesta! Sekalipun begitu, tempat ini yang sekeliling empat penjuru ditumbuhi pohon-pohon tinggi itu tetap memberi kesan yang seram, karena seolah-olah seperti berada di sebuah daerah iblis dan hantu.
Di sudut lapangan muncullah dua rombongan orang yang wujudnya seperti orang yang menjadi penunuk jalan tadi.
Rambutnya terurai ke bahu, berpakaian serba putih dan berwajah seram.
Di belakang rombongan manusia-manusia seram itu muncullah seoprang dalam pakaian warna hitam, mengenakan kerudung muka warna biru. Perawakannya langsing kecil. Perlahan-lahan ia ayunkan langkah dan berhenti di tengah lapangan. Di luar dugaan, di belakang orang berbaju hitam itu ikut seorang dara berbaju merah darah. Sikapnya
lincah, parasnya secantik bidadari, wajah berseri sesegar bunga mekar di pagi hari…
Namun pemuda tadi tidak terpengaruh oleh paras si dara. Darahnya tetap mendidih oleh api dendam kesumat. Diamdiam ia memaki, “Hun-tiong-sin-mo, malam ini adalah hari terakhirmu!”
Sekalipun begitu tak urung timbul juga rasa herannya. Konon kabarnya Hun-tiong-sin-mo itu seorang iblis ganas, seorang tua yang tiada sanak saudara. Mengapa ia membawa seorang dara? Siapakah dara itu?

Karya dan Saduran SD LIONG :

Panji Tengkorak Darah
Kuda Besi
Bila Pedang Berbunga Dendam
Panji Sakti – SD Liong
Wanita Iblis (Dulu judulnya Kuntilanak)
Pendekar Laknat – Dewa Lembah Penasaran/Pendekar 3 Zaman
Si Rase Kemala (Giok Hou Ko Kiam)/Istana Seratus Bunga
Payung Sengkala
Kelelawar Hijau (Lanjutan Payung Sengkala)
Pendekar Blo’on
Blo’on Cari Jodoh

This entry was posted in Cerita Silat, SD Liong, Silat Mandarin and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s