Telapak Setan

Telapak Setan
Karya : Khu Lung Saduran : Tjan ID

SUATU hari yang cerah, tiga orang laki-laki gagah berjalan dengan langkah cepat mengarungi padang rumput yang luas.
Orang pertama adalah seorang tua dengan jenggot yang putih, badan sedang dan agak kurus, melangkah dengan tegap tanda bahwa ia memiliki tenaga dalam yang hebat.
Orang yang kedua adalah setengah tua, badan tinggi kurus, muka pucat seperti penyakitan. Namun kalau memperhatikan matanya yang mencorong tajam itu, orang akan ngeri dan bergidik. Sebab mata itu bagaikan mata seekor harimau dimalam gelap. Delapan orang yang ketiga seorang muda berumur lebih kurang tiga puluh tahun muka putih dan berbadan tampan- Tapi dari tarikan mukanya menunjukkan orang itujahat serta licik.
Tiba-tiba orang kedua yang berbadan kurus, dan penyakitan itu berhenti dan menunjukkan telapak tangannya serta berseru.
“Hey toako. ji-ko … coba lihat bangunan benteng dibawah lembah tersebut mungkinkah benteng itu adalah benteng kuno yang sedang kita cari?? . . .”
Semangat kakek berjenggot itu berkobar kembali, buruburu ia menengok kebawah lembah itu, kemudian sambil mundur selangkah ke belakang gumamnya. “Oooh…. mengerikan sekali” Tanah berwarna kuning membentang didasar lembah, panjang bagaikan seutas tali kuning, mengikuti kaki bukit dikedua belah sisinya menjorok jauh kedalam, keadaan itu bagaikan seekor naga yang berbaring dengan tenang disana . . .Gulungan angin yang kencang mengibarkan pasir kuning itu ke angkasa membentuk kabut yang tebal, diantara lapatlapatnya cuaca tampaklah sebuah bangunan benteng kuno yang tinggi kokoh bertengger disitu, tapi karena jarak yang terlalu jauh maka keadaan benteng itu tak sempat terlihat jelas…
Lama sekali kakek berjenggot itu mengamati benteng tersebut, kemudian baru ujarnya.
“Ehmm… tak bakal salah lagi, ayoh berangkat.. . kita turun kebawah. Tapi ingat jangan gugup dan tak usah gelisah, kita lakukan semua pekerjaan menurut rencana.” habis berkata, ia melangkah turun lebih dahulu…………. download

About these ads
This entry was posted in Cerita Silat, Khu lung, Silat Mandarin, Tjan ID and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s