BARA MAHARANI

SERIAL BARA MAHARANI
Karya : Khu Lung
Terjemahan :Tjan Ing Djoe
Serial Bara Maharani  terdiri dari 4 Seri Yaitu

  1. Bara Maharani
  2. Tiga Maha Besar
  3. Rahasia Hiolo Kumala
  4. Neraka Hitam

Sinopsis
Hoa Thian Hong menggunakan pedang baja berat macam Yo Ko, dan ilmunya naik setaraf demi setaraf, sampai dapat pencerahan menemukan KUBURAN PEDANG, yaitu tokoh Tokko Wudi (Yo Ko dan Leng Ho Tiong juga ilmunya dari sini). Dimana pada kuburan pedang itu ditemukan puisi yang berintikan ilmu sakti (tentu saja bagi yang ilmu pedangnya sudah cukup tinggi macam Hoa Thian Hong). Setelah membaca puisi ini Hoa Thian Hongterus memikirnya dan terakhir dalam hari itu juga, waktu ada pertempuran antara 3 Maha Besar dan Mo Kau (terjadi pertentangan di sini dalam 3 maha besar sendiri, ya boleh dibilang masing2 ingin menyelamatkan golongannya dengan segala cara). Hoa Thian Hongyang seperti linglung itu sudah pergi, lalu kembali lagi tidak lama dan sudah menyelami inti ilmu pedangnya.
Hebatnya Hoa Thian Hong karena kedisiplinan menggembleng diri (ingat lari racunnya) dan pengaruh ibunya yang cukup dominan (jadi bukan karena menemukan puisi itu, puisi itu hanya mempercepat) . Dan seperti gaya Gu Long, tidak diceritakan pertempuran Hoa Thian Hong dengan musuh bebuyutannya (ex pacar Pek Kun Gie), cuma dikatakan walau pun musuhnya menemukan kitab mustika, tapi Hoa Thian Hong tiap hari berlatih, jadi bisa bayangkan berapa tingkat ilmunya sekarang, mana musuhnya nempil.
Ada yang mendekati serunya cersil ini , yaitu Pendekar Cacad

Bara Maharani
Membalas budi tuan penolong ayah bunda
Malam telah kelam, suasana diseluruh jagad sunyi tak kedengaran sedikit suarapun, cahaya rembulan lapat2 muncul dari balik awan yang gelap . . . angin malam berhembus sepoi-sepoi menggoyangkan daun dan ranting pepohonan disekeliling sana.
Jauh memandang kedepan yang nampak hanya hutan belantara, gonggongan srigala me nimbulkan suasana yang ngeri dimalam itu…..

Tiga Maha Besar
Mendengar teriakan itu para anggota perkumpulan Thongthian- auw secara tertib segera mengundurkan diri kedalam barak, Cing Leng cu sambil membopong Thong-thian Kaucu pun ikut mengundurkan diri kedalam barak. Dipihak lain, orang-orang dari perkumpulan Sin-kie-pang serta Hong-im-hwie masing-masing telah menolong pemimpin mereka meskipun Jin Hiang kehilangan lengan kanannya dan punggung Pek Siau-thian penuh luka yang merekah namun keadaan mereka berdua tidak jauh berbeda dengan keadan dari Thong-thian Kaucu meskipun luka luar yang diderita cukup parah namun tidak sampai mempengaruhi keselamatan jiwa justru luka dalam yang ditimbulkan akibat pekikan pembawa maut itulah yang mengancam keselamatan mereka. Kelompok tiga maha besar dalam dunia persilatan ini adalah perkumpulan-perkumpulan yang mempunyai tata tertib serta organisasi yang sangat ketat meskipun pemimpin mereka sudah mendalami musibah yang diluar dugaan, setelah suasana kacau sebentar keadaanpun menjadi tenang kembali.

 Rahasia Hiolo Kumala
“Apakah engkau dapat membuktikan bahwa hiolo kumala ini adalah barang asli?” Hoa Thian-hong agak tertegun sesudah mendengar pertanyaan itu kemudian katanya: “Si-moay, bolehkah kau pinjamkan hiolo kumala itu padaku?” Buru-buru sama Jin serahkan hiolo kumala itu kepada saudaranya, setelah menerima benda itu Hoa Thian-hong menelitinya dengan seksama, kemudian meletakkan benda itu di atas sebuah meja kecil.
Mendadak ia gigit jari tengah sendiri sampai robek, darah segar yang meleleh keluar segera di tampung ke dalam hiolo kumala tersebut. Tinggi hiolo kumala itu tak lebih cuma beberapa inci, dengan sendirinya takaranpun kecil sekali sebentar kemudian darah segar telah memenuhi isi hiolo tersebut. Dengan sorot mata setajam sembilu, Hoa Thian-hong  mengawasi hiolo kumala itu tanpa berkedip, rupanya ia sedang memperhatikan sesuatu yang sangat menarik. 

Neraka Hitam
Sinar keemasan emas tampak berkilauan di udara, tahutahu di dalam pergelanggan tangan si kakek berbaju hijau itu telah bertambah dengan dua buah gelang emas yang besarnya seperti mangkuk dengan permukaan luarnya rata, sedang permukaan dalamnya bergerigi.
Gelang itu tidak mirip gelang baja Liong hau kang-huan, juga tidak mirip dengan gelang pelindung tangan lu jiu huan, tapi yang jelas bentuk senjata tersebut merupakan suatu bentuk senjata yang aneh dan istimewa sekali. Diam-diam Hoa In-liong berpikir setelah menyaksikan bentuk aneh senjata musuhnya “Bila dilihat dari bentuk senjata itu tam pak gerigi dibalik gelang khusus dipergunakan untuk mengunci pedang musuh, Hmm… cuma kalau kau anggap ilmu pedang keluarga Hoa kami dapat diatasi dengan cara semacam itu, maka keliru besarlah penghitunganmu itu…..

Baca selengkapnya serial ….BARA MAHARANI sampai tamat

download   Serial Bara Maharani (Tamat) diGalery80

 

About these ads
This entry was posted in Cerita Silat, Khu lung, Silat Mandarin, Tjan ID and tagged , , , . Bookmark the permalink.